Fun with geography

30 Desember 2009

apa itu peta?

Diarsipkan di bawah: pengantar geogafi — zul @ 12:26 am

Aku peta.. aku peta.. aku peta… aku peta!

Bicara tentang peta, jadi teringat cuplikan kata diatas. Yap betul sekali, kata-kata diatas merupakan kata-kata yang selalu di ucapkan sang peta ketika Dora dan Boots dalam film anak-anak Dora The Explorer tersasar dalam sebuah perjalanan. Sang peta kemudian menunjukkan gambarnya kepada Dora dan Boots. Disana terlihat simbol-simbol yang menunjukkan sesuatu seperti garis dan ada juga yang berbentuk seperti gambar. Kemudian Dora serta Boots mengikuti gambar pada peta tersebut dan coba tebak? Dora dan Boots selalu berhasil sampai ke tempat tujuan.

Mengingat kembali apa yang dipelajari dalam geografi yaitu segala sesuatu yang terjadi diatas permukaan bumi serta fenomena yang menyertainya, maka seorang geograf juga butuh sharing ilmunya kepada orang lain tanpa orang lain harus merasa berat untuk memahaminya. Salah satu cara dalam menerjemahkan “bahasa geografi” tersebut yaitu melalui peta.

Peta disini tidak secara langsung diartikan sebagai gambar yang dapat menuntun orang agar tidak tersasar, namun lebih luas lagi peta disini merupakan penerjemahan dari fenomena yang terjadi pada permukaan bumi tersebut. Saya ambil contoh, pernahkah teman-teman melihat Peta Jakarta? Dalam Peta Jakarta tersebut pasti teman-teman melihat adanya simbol-simbol dan gambar yang terkadang teman-teman tidak terlalu memahami. Coba teman-teman bandingkan juga jika teman-teman pernah menonton film tentang bajak laut. Maka menurut tebakan saya pasti teman-teman lebih mudah memahami arti peta dalam film bajak laut tersebut. Hal tersebut dikarenakan peta pada film bajak laut hanya menyajikan simbol-simbol yang sifatnya tidak mendetail dari fenomena yang terjadi diatas permukaan bumi yang ada misalnya di suatu pulau. Maka begitupula selanjutnya yang terjadi pada Peta Jakarta, namun pada Peta Jakarta lebih menerjemahkan sebuah ruang dengan lebih detail.

Pada peta diketahui ada tiga simbol yang melambangkan usur peta yaitu titik, garis, dan polygon. Simbol titik yaitu simbol yang melambangkan posisi sebuah fenomena yang sifatnya tepat posisinya pada tempat tersebut. Sebagai contoh kita dapat melihat pom bensin sebagai sebuah simbol titik pada peta karena lokasinya yang tepat pada tempat tersebut. Pada simbol garis dapat dilihat fenomena yang mudah untuk diketahui yaitu seperti jalan. Dapat kita lihat jalan-jalan yang berada di Jakarta rata-rata berupa jalan yang lurus, maka tidak salah jika kita melihat Peta Jakarta hampir sebagian besar gambar yang terdapat pada peta berupa garis lurus. Dan yang terakhir yaitu polygon. Polygon adalah simbol yang melambangkan luasan sebuah wilayah misalkan perumahan. Bagaimana, sudah lebih terbuka mengenai peta?

Pertanyaan selanjutnya mengapa peta yang disebutkan diatas merupakan salah satu bagian dari geografi sementara kita mengetahui bahwa bidang studi lain seperti teknik-pun menggunakan peta sebagai bagian dari kajian ilmu mereka misalnya teknik sipil. Jawabannya adalah karena peta pada penjelasan diatas hanya menggambarkan fenomena geografi yang terjadi pada perkotaan seperti pom bensin, jalan, dan perumahan. Sedangkan untuk hal lainnya yang sifatnya lebih “alami” seperti sungai, ketinggian sebuah gunung, maupun luas sebuah hutan belum dijabarkan disana. That’s the answer..

more about peta- tunggu tulisan selanjutnya..

9 April 2009

Sekilas mengenai geografi (2)

Diarsipkan di bawah: pengantar geogafi — zul @ 1:10 am

Baik kawan-kawan, sudah siap mengetahui lebih lanjut tentang apa itu geografi?

Setelah mengetahui bahwa banyak fenomena yang terjadi di permukaan bumi, bagaimana cara mengetahui hasilya?

Seorang geograf (orang yang mendalami ilmu geografi) memiliki kemampuan yang baik dibidang analisis. Seorang geograf mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya fenomena tersebut. Misalnya, mengapa Indonesia jarang terjadi topan? jawabannya adalah setiap badai bergerak dengan lintasan mereka masing-masing. Meskipun demikian, pada umumnya badai yang terbentuk di sebelah Utara ekuator bergerak ke arah Barat atau Barat Laut, dan badai yang terbentuk di sebelah Selatan ekuator bergerak ke arah Barat atau Barat Daya. Ini berkaitan banyak faktor termasuk di antaranya arah rotasi bumi dan gaya corioli yang ditimbulkannya.

Badai tropis bergerak berbanding lurus dengan besar gaya coriolis bumi. Karena Indonesia berada di wilayah ekuator dengan sudut lintang rendah, maka harga Sinus yang didapat mendekati nol. Hal tersebut menyebabkan badai tropis apapun tidak mungkin melintasi wilayah Indonesia. Bisa dilihat dari data klimatologi bahwa wilayah tumbuh badai tropis adalah di atas 10o LS pada bulan Desember sampai April dan diatas 10o LU pada bulan September sampai November.

Indonesia tidak seperti negara-negara yang seringkali menjadi lintasan badai seperti Amerika, Jepang, Australia, Filipina atau negara lainnya. Indonesia hanya akan terkena pengaruh tidak langsung yaitu berupa angin kencang, gelombang tinggi dan hujan pada daerah-daerah yang dekat dengan tempat tumbuhnya badai.

Nah geografi mempelajari apa yang disebut fenomena tersebut dengan dihubungkan dari ilmu meteorologi dan klimatologi misalnya (seperti yang dijelaskan diatas).

Ada satu lagi karakteristik dari ilmu geografi yaitu selalu menggunakan peta sebagai media penjelasnya. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat di tulisan saya berikutnya.

sumber:
- meteo.bmg.go.id/arsippdf/Badai_Tropis.doc

8 April 2009

Sekilas mengenai geografi

Diarsipkan di bawah: pengantar geogafi — zul @ 6:31 pm

Mungkin disini kawan-kawan ada yang bertanya, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan geografi? untuk itu mari kita simak sama-sama mengenai apa itu geografi.

Geografi adalah ilmu tentang lokasi serta persamaan dan perbedaan (variasi) keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas permukaan bumi. Kata geografi berasal dari Bahasa Yunani yaitu (“Bumi”) dan graphein (“menulis”, atau “menjelaskan”).

Geografi juga merupakan nama judul buku bersejarah pada subyek ini, yang terkenal adalah Geographia tulisan Klaudios Ptolemaios (abad kedua).

Geografi lebih dari sekedar kartografi, studi tentang peta. Geografi tidak hanya menjawab apa dan dimana di atas muka bumi, tapi juga mengapa di situ dan tidak di tempat lainnya, kadang diartikan dengan “lokasi pada ruang.” Geografi mempelajari hal ini, baik yang disebabkan oleh alam atau manusia. Juga mempelajari akibat yang disebabkan dari perbedaan yang terjadi itu.

(Wikipedia.com)

Nah itu tadi definisi geografi menurut wikipedia.com, mengenai pengertian selanjutnya akan coba saya jelaskan menurut kadar ilmu saya.

Jadi yang dimaksud dengan geografi adalah ilmu yang mempelajari bumi. sepakat? kemudian kita mengetahui bahwa bumi memiliki berbagai bagian. Ada bagian armosfer bumi, permukaan bumi, dan ada bagian bawah bumi. Setiap bagian dari bumi memiliki karakternya masing-masing. Nah, geografi itu mempelajari apa yang terjadi di atas permukaan bumi.

Ilmu geografi selalu terkait dengan ilmu-ilmu lainnya seperti meteorologi dan klimatologi (tentang cuaca dan iklim), geologi (tentang bagian bawah bumi), geomorfologi (tentang pembentukan permukaan bumi, dan lain-lain. Itu secara sederhana. Jadi geografi memiliki kaitan yang erat dengan ilmu-ilmu lain yang menyertainya.

Jadi geografi itu ilmu yang seperti apa?

Geografi itu adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu diatas permukaan bumi (seperti yang sudah dijelaskan di atas) dan fenomena-fenomena yang terjadi di atasnya.

Jika melihat fenomena yang terjadi di atas permukaan bumi berarti bukannya ilmu geografi itu luas? kan fenomena yang terjadi diatas permukaan bumi banyak sekali?

Ya seperti itu. Fenomena yang terjadi di atas permukaan bumi sangat banyak. Contohnya: mengapa di Indonesia tidak ditemukan salju? mengapa Indonesia termasuk negara tropis? mengapa di Indonesia jarang terjadi topan?  mengapa di Bogor sering terjadi hujan? mengapa papua memiliki sumber daya laut yang memukau? mengapa salju hanya ditemukan di Gunung Jaya Wijaya? mengapa pada ketinggian yang lebih rendah di negara Eropa tetap ditemukan salju? mengapa terjadi tsunami hanya di sekitar Sumatra? mengapa Grand Canyon hanya terdapat di Amerika? mengapa air terjun niagara tidak berada di Jakarta? dan sederet pertanyaan lainnya.

Setelah kita mengetahui fenomena yang terjadi di atas permukaan bumi itu banyak maka timbul kemudian pertanyaan lainnya. Nah yang dapat menjelaskan mengapa hal tersebut dapat terjadi adalah ilmu geografi.

Bagaimana kawan-kawan sudah terbuka sedikit mengenai apa itu geogafi? kalau begitu kita lanjutkan di tulisan berikutnya nanti.

Salam geograf !

Sembari menyelam minum air

Diarsipkan di bawah: pengantar geogafi — zul @ 6:01 pm

Seperti kata pepatah, sembari menyelam minum air, seperti itulah yang saya lakukan dalam blog ini saat ini. Sembari belajar, sembari menulis, ya seperti itu kira-kira yang saya harapkan dengan adanya blog ini. Saat ini saya sedang berada pada semester 6 di departemen geografi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia. Harapannya, dengan adanya blog ini dapat menambah khazanah ilmu geografi kepada diri saya sendiri khususnya dan kepada kawan-kawan semua umumnya. Salam geograf !

Blog pada WordPress.com.